Earphone akan Merusak Indera Pendengaran Anda

Tweet

http://cdn.head-fi.org/5/52/800x600px-LL-5203dd86_Monoprice8320InEar.jpegSalah satu indera yang berfungsi vital bagi tubuh manusia adalah telinga. Telinga berfungsi sebagai indera pendengaran yang merupakan karunia dari Tuhan kepada kita supaya dapat mendengarkan berbagai suara yang ada di muka Bumi. Hal ini sudah sepatutnya kita syukuri dengan cara menjaganya karena jika salah satu indera tidak berfungsi dengan baik, maka tubuh juga akan mengalami penurunan kinerja.

Seperti dikatakan seorang audiolog di Amerika, ”menunggu timbulnya masalah baru mengambil tindakan adalah seperti mengoleskan krim tabir surya setelah Anda terbakar”.

Banyak anak muda yang memiliki kebiasaan mendengarkan musik favorit mereka dari perangkat media seperti ponsel, PSP, MP3 atau MP4 player dengan perantara earphone / headset. Namun penggunaan earphone secara berlebih dapat menimbulkan kerusakan pada telinga. Lebih parahnya lagi jika hal ini terus dibiarkan, maka akan ada potensi kerusakan otak. Lalu potensi penyakit apa saja yang dapat ditimbulkan dari penggunaan earphone berlebihan?

  1. Kerusakan Telinga Permanen
    Penggunaan earphone berfrekuensi tinggi secara terus-menerus dapat menyebabkan pecahnya gendang telinga. Seorang ilmuwan senior di Institut Pusat bagi Tunarungu, di St. Louis, Missouri, AS, berkomentar, ”Sekitar 75 persen kasus kehilangan pendengaran yang umum di kalangan orang Amerika bukan semata-mata disebabkan oleh proses penuaan, melainkan oleh apa yang telah kita lakukan terhadap telinga kita sepanjang masa hidup kita.”
  2. Kehilangan pendengaran di usia muda
    Banyak anak muda menikmati musik mereka melalui earphone dengan volume maksimal. Jika hal ini dilakukan semenjak masih muda, maka potensi kehilangan pendengaran dini akan semakin cepat terjadi. Hal ini dikarenakan telinga akan menjadi tegang dan kepekaan terhadap suarapun berkurang. Selain itu penggunaan earphone yang berlebih juga dapat mempengaruhi ambang pendengaran kita sehingga kita hanya bisa mendengar suara dengan jelas ketika jaraknya sudah cukup dekat.

    ”Lebih dari 120 juta penduduk dunia menderita kerusakan organ pendengaran yang melumpuhkan.”—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
  3. Infeksi Telinga
    Penggunaan Earphone jenis In Ear Monitor (IEM) meningkatkan risiko infeksi telinga. Hal ini dikarenakan perangkat earphone jenis IEM ini masuk ke dalam rongga telinga dan seringkali tidak steril sehingga potensi terjadi radang pada rongga telinga semakin besar. Jadi sebaiknya Anda tidak meminjamkan IEM Anda kepada orang lain untuk meminimalkan kemungkinan bakteri ikut berpindah ke earphone Anda. Telinga yang sudah terkena infeksi akan terasa gatal, apabila tidak segera diobati dapat mengurangi pendengaran Anda
    .
  4. Kerusakan Otak
    Karena earphone memancarkan gelombang elektromagnetik, penggunaan earphone juga dapat memicu kerusakan otak. Hal ini dibuktikan dengan percobaan pada tumbuh-tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan yang terkena paparan musik keras yang menerpa selama beberapa hari perlahan menjadi layu. Lain hal nya dengan tumbuh-tumbuhan yang diperdengarkan musik lembut, Tumbuh-tumbuhan tersebut akan semakin cepat tumbuh dikarenakan musik lembut menimbulkan stimulasi positif
    .

Tahukah Anda, frekuensi yang aman bagi pendengaran berkisar antara 20 dan 20.000 getaran setiap detik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>