Waspada Terhadap Lemak Trans di Makanan Anda

Tweet

http://i.ytimg.com/vi/I-CaC_43cZI/maxresdefault.jpg
Banyak orang yang sudah mengetahui bahwa lemak jenuh itu berbahaya bagi kesehatan, sedangkan lemak tak jenuh itu baik bagi kesehatan. Namun sudah tahukah Anda bahwa ada golongan lemak yang lebih berbahaya yaitu lemak trans.

Mari kita selidiki lebih jauh mengapa lemak trans lebih jahat daripada lemak jenuh.

Struktur kimia dari lemak jenuh adalah sepenuhnya dengan atom hidrogen alami, dan tidak mengandung dua rantai ikatan antara atom-atom karbon. Konsumsi lemak jenis ini akan meningkatkan total kolesterol dalam darah dan terutama meningkatkan LDL. Lemak jenuh dapat dilihat secara alami dalam produk hewani seperti daging, telur dan produk susu dan minyak nabati seperti minyak kelapa, minyak sawit. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dalam porsi berlebihan akan merugikan kesehatan karena akan meningkatkan LDL di dalam darah.

http://www.indonesiakaya.com/assets/imagesweb/_images_gallery/493_Bangka---Martabak-Bangka-yang-berisi-potongan-sayuran-dan-daging-giling---IE.jpgLemak trans terkandung di berbagai macam makanan yang berbahan dasar margarin, shortening (mentega putih atau lemak putih), dan aneka fast food seperti ayam goreng (fried chicken), kentang goreng (french fries), adonan pizza, donat, martabak, keripik kentang, kraker, biskuit, kue kering (cookies), permen, dan cake. Aneka makanan tersebut dihasilkan dari minyak nabati yang awalnya merupakan lemak jenuh, namun masih memiliki ikatan rantai asam lemak yang tidak jenuh. Namun setelah melalui proses hidrogenasi parsial, yaitu proses hidrogenasi dengan penambahan ion hidrogen artifisial, ikatan asam lemak yang awalnya tidak jenuh akan menjadi jenuh. Proses hidrogenasi parsial ini menjadikan minyak nabati yang awalnya berbentuk cair menjadi lebih padat, tidak mudah rusak, dan mengandung lemak trans yang dianggap sebagai jenis lemak yang paling berbahaya bagi manusia karena menaikkan LDL (kolesterol jahat) sekaligus menurunkan HDL (kolesterol baik).

Melansir Realsimple.com, pada 1994, sebuah studi di Harvard melaporkan, orang yang banyak mengkonsumsi lemak trans memiliki dua kali risiko serangan jantung. Walter willet yang bekerja pada studi tersebut, menjelaskan lemak trans adalah racun metabolisme tubuh yang akan menyumbat pembuluh darah arteri. Akibatnya, lemak trans menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan darah tidak mengalir dengan baik sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke.

Bayangkan betapa nikmat dan wanginya martabak yang baru saja matang berada di tangan Anda. Martabak tersebut berkilauan oleh olesan margarin di atasnya. Semakin banyak margarin yang ditambahkan, semakin menggiurkan pula warna dan wangi martabak tersebut. Namun hal itu hanya fatamorgana karena martabak tersebut justru menjadi tempat dimana lemak trans berkumpul membentuk koloni jahat yang gencar menyerang kesehatan. Serangan teror lemak trans tersebut sulit kita hindari, karena secara sadar maupun tidak kita mudah tergiur untuk mengonsumsi makanan tersebut. Dan sayangnya seringkali kita melupakan atau menutup mata akan kenyataan teror berbagai penyakit degeneratif demi mendapatkan kepuasan di lidah.

Untuk mencegah penyakit jantung koroner, darah tinggi dan stroke, sudahkah Anda rutin mengonsumsi NATURE EPA dan NATURE EPO sebagai penangkal segala macam teror jahat dari lemak trans yang dikandung di dalam makanan Anda sehari-hari?

Sumber: Avoid Diets High in Trans Fat, Disease and Death. http://www.naturalnews.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>