Bahaya Hipertensi dan Cara Pencegahannya

Tweet

Hipertensi merupakan The Silent Killer, karena sering muncul diam-diam tanpa gejala, dan penderita baru menyadari saat hipertensi sudah parah dan menimbulkan komplikasi berbahaya.

Berdasarkan The Seventh Report of Joint National Committee tentang pencegahan, deteksi, evaluasi, dan penanganan tekanan darah, semakin tinggi tensi darah, semakin besar resiko serangan jantung, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal.
Semua golongan usia memiliki resiko hipertensi, hal ini diperkuat oleh hasil Health Survey for England 2002 yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Inggris disebutkan bahwa 10-20% penderita hipertensi berusia 16-24 tahun.

Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas nilai normal (140/90 mm Hg atau lebih). Hipertensi dan komplikasinya dapat dicegah dengan upaya perbaikan gaya hidup dan mengatasi faktor risikonya. Berikut adalah faktor-faktor risiko Hipertensi yang dapat diubah :

  • Berat badan; penelitian Framingham menunjukkan bahwa orang yang obesitas (Kelebihan 20 % dari berat badan normal) berisiko hipertensi 10 kali lebih besar.
  • Kurang olah raga; olah raga dapat mencegah kegemukan sekaligus menghilangkan stress.
  • Lingkungan; masyarakat pesisir atau pantai mempunyai risiko hipertensi lebih tinggi daripada  masyarakat pedalaman atau pegunungan.
  • Pekerjaan, pendidikan dan sosio ekonomi; penduduk yang buta huruf berisiko hipertensi lebih tinggi daripada penduduk yang dapat membaca dan menulis (Kartari dkk., 1978).
  • Merokok dan konsumsi alkohol.
  • Konsumsi garam berlebih.

Adapun faktor yang tidak dapat diubah adalah jenis kelamin : laki-laki lebih berisiko, namun setelah menopause (sekitar 45 tahun) wanita lebih berisiko, usia, dan keturunan.

Upaya pencegahan hipertensi bagi orang sehat, juga bagi kelompok risiko tinggi maupun pasien hipertensi:

  • Pertahankan berat badan ideal.
  • Mengatur pola makan, dengan mengurangi konsumsi makanan tinggi garam dan tinggi lemak, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya akan kalium, magnesium dan kalsium.
  • Berolahraga teratur.
  • Sedapat mungkin atasi stres dan emosi.
  • Hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol
  • Periksakan tekanan darah secara berkala.
  • Kendalikan kadar kolesterol Anda; suplemen yang dianjurkan : Nature EPA Omega-3 Plus.
  • Kendalikan diabetes Anda; suplemen yang dianjurkan : Nature Diablast
  • Konsumsi TARA Royal Noni.

 

Blog Comments: (2 comments so far)

  1. Pingback: Pilih mana Mandi Air Dingin dan Mandi Air Panas, Apa Manfaatnya?

  2. Pingback: Sebelum Terlambat, Waspadai Gejala Hipertensi di Bawah Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>