Deddy = OCD, Bagaimana Dengan Anda?

Tweet

Deddy Corbuzier sendiri menyatakan kalau metode diet tertentu tidak selalu cocok bagi semua orang. Mendukung hal tersebut, dr. Michael Triangto, SpKO memaparkan beberapa cara sederhana untuk mengetahui apakah diet yang Anda lakukan sesuai atau tidak bagi tubuh Anda :

  1. Dapat dilihat hasilnya/dirasakan perbedaannya, berat badan turun dan bentuk tubuh ikut berubah, misalnya perut menjadi lebih kecil dan langsing. Bagi Deddy Corbuzier, OCD dirasakan sangat cocok, namun belum tentu untuk Anda.
  2. Anda menikmati dietnya, terhindar dari stress dan tetap sehat.

Pada dasarnya Obsessive Corbuzier’s Diet (OCD) mirip dengan pola makan saat berpuasa, di mana waktu untuk makan diatur agar asupan kalori terkontrol dan tubuh dapat membakar kalori yang ada secara lebih efektif.
Sekalipun saat ‘berbuka puasa’ Anda dibebaskan untuk mengonsumsi apa saja, namun alangkah baiknya Anda memilih menu yang tepat.
Berikut adalah tips dari Leona Victoria Djajadi MnD (pakar nutrisi dan diet dari University of Sidney) :

  1. Jangan menghindari karbohidrat, konsumsilah dengan takaran 5-6 gram per kilogram berat badan saat makan, misalnya berat badan Anda 60 kg, maka Anda bisa mengonsumsi 300-360 gram karbohidrat. Pilihlah biji gandum yang masih utuh, roti gandum atau beras merah. Bila Anda memilih nasi putih, tambahkan pipilan jagung, kacang polong dan wortel rebus ke dalam nasi untuk menambah nilai gizinya.
  2. Untuk kacang-kacangan, pilih kacang merah, lentil atau kedelai.
  3. Untuk konsumsi protein, Anda boleh mengonsumsi dengan takaran 1-2 gram per kilogram berat badan, misalnya berat badan Anda 60 kg, maka Anda bisa mengonsumsi 60-120 gram daging atau 1 butir telur saat makan. Buanglah lemak pada daging dan kulit pada ayam.
  4. Jangan lupakan konsumsi serat yang berasal dari buah dan sayur, supaya saluran pencernaan tetap sehat dan pada saat buang air besar jadi lancar.

Bagi Anda yang ingin mengikuti pola diet OCD namun tidak terbiasa dengan pola makan puasa, jangan korbankan kondisi maag (lambung) Anda, karena asam lambung secara alamiah akan terus dihasilkan untuk mencerna makanan yang masuk. Minum FitA-Liv sebelum Anda ‘berpuasa’ dan saat Anda akan ‘berbuka puasa’ akan sangat membantu menetralisir kelebihan asam lambung saat Anda berpuasa, sehingga kesehatan lambung Anda tetap terjaga.

Blog Comments: (2 comments so far)

  1. Pingback: OCD, Diet Kontroversial Deddy Corbuzier

  2. Pingback: Tertarik Mencoba Diet Mayo?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>