Jangan Abaikan Risiko Kurang Tidur

Tweet

Tidur sudah merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh manusia untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Tidur

membuat kita segar dan siap untuk menghadapi berbagai aktivitas.

“Studi menunjukkan bahwa dari waktu ke waktu, orang-orang yang tidur selama 6 jam, bukannya 7 atau 8 jam sehari, mulai merasa bahwa mereka telah beradaptasi dengan keadaan kurang tidur,” kata Gehrman. “Tapi jika Anda melihat hasil tes kinerja dan kewaspadaan mental, nilai mereka terus memburuk. Hal itu menjelaskan bagaimana kurang tidur mengganggu aktivitas kita sehari-hari.”

Sudah cukupkah tidur malam Anda…??? Mari kita simak beberapa kriteria berikut:

  1. Lama tidur yang dibutuhkan oleh orang dewasa normal adalah 7-7,5 jam/hari.
  2. Salah satu ciri tidur berkualitas adalah:
    • Anda merasa segar saat bangun.
    • Anda bisa kembali tertidur saat terbangun malam hari dan bisa terbangun di waktu yang sama.

Namun bagaimana jika Anda memiliki kebiasaan senang menonton televisi semalam suntuk? Atau sering dikejar deadline… sering menjalankan shift kerja malam? Waspadalah, jangan abaikan risiko kurang tidur bagi kesehatan dan kinerja Anda:

  1. Mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, daya ingat, penalaran dan pemecahan masalah.
  2. Membuat Anda lebih sering mengalami stress/depresi, mudah tersinggung dan murung (Studi Universitas Pennsylvania, 1997).
  3. Meningkatkan risiko kecelakaan saat mengendarai kendaraan bermotor. Mengantuk dapat memperlambat waktu mengemudi, yang setara ketika Anda mabuk saat menyetir.
  4. Meningkatkan risiko obesitas, pemicu penyakit jantung, hipertensi, stroke bahkan diabetes. Kondisi terjaga di malam hari akan menimbulkan rasa lapar dan nafsu makan berlebih; juga merangsang hasrat menyantap makanan berlemak dan makanan tinggi karbohidrat.
  5. Meningkatkan risiko penuaan dini:
    • Saat kurang tidur, tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon stres atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen, akibatnya kulit lebih mudah kendor dan keriput.
    • Kurang tidur juga menyebabkan tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan, hormon yang bertugas membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit dan memperkuat tulang.
  6. Menurunkan libido (gairah seksual); para ahli melaporkan, kurang tidur menurunkan tingkat libido. Hal ini dikarenakan energi terkuras, mengantuk dan tensi yang meningkat.
  7. Meningkatkan risiko penyakit Alzheimer serta penyakit kelainan saraf lainnya (Maiken Nedergaard, M.D., D.M.Sc., Pusat Medis University of Rochester Medical Center).

Berikut adalah tips agar Anda mendapatkan tidur yang cukup (kuantitas maupun kualitas):

  1. Kuantitas:
    • Aturlah jam tidur dan bangun Anda secara teratur setiap hari. Manfaatkan alarm pada ponsel atau jam weker Anda untuk mengatur jam tidur dan bangun Anda secara teratur setiap hari.
    • Atur timer televisi untuk mematikan televisi secara otomatis. Saat televisi mati secara otomatis, itulah pertanda jam tidur malam Anda dimulai.
  2. Kualitas:
    • Singkirkan gadget dari tempat tidur, agar kita tidak tergoda untuk membukanya.
    • Pakailah penutup mata (kacamata tidur).
    • Saat Anda sangat letih atau baru pulang dari bepergian jauh, Anda dianjurkan untuk mandi dengan air hangat yang diberi sedikit aromatherapy untuk merilekskan.
    • Mengonsumsi suplemen alami, TARA Relaxan yang mampu merilekskan tubuh, mengandung antioksidan yang mencegah kerusakan sel akibat stress dan keletihan, serta mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi tubuh dari keletihan. Dengan demikian, tubuh Anda bisa beristirahat dengan lebih baik dan saat terbangun tubuh akan terasa sangat segar.

sumber :
https://brucefreemanorthodontics.com/2013/01/the-danger-of-sleepless-nights-sleep-apnea-and-heart-disease/
http://www.ehow.com/facts_4799095_dangers-sleeping-pills.html
http://www.theguardian.com/lifeandstyle/2011/feb/09/dangers-sleep-deprivation

 

Blog Comments: (One comment so far)

  1. Pingback: Jenis-jenis Teh dan Manfaatnya Untuk Tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>