Mainan Edukatif Untuk Merangsang Kecerdasan Anak

Tweet

Orang tua mana pun pasti dengan senang hati membelikan berbagai mainan edukatif yang dapat mendukung kecerdasan dan kreativitas anak-anaknya. Tidak seperti pakaian dan pelengkapan bayi lain yang bisa disiapkan sejak Ibu hamil, mainan baru dapat dipersiapkan setelah anak lahir, karena orang tua harus memperhatikan beberapa hal :

  1. Jenis kelamin anak, misalnya anak perempuan diberikan boneka, sementara anak laki-laki diberikan mobil-mobilan atau mainan berbentuk binatang.
  2. Mainan harus cukup bervariasi, sesuai dengan usia dan perkembangan kecerdasan anak, misalnya dengan memberikan mainan yang lebih rumit dan menantang anak untuk berkreasi dan mengembangkan kemampuannya :
  • Bila anak sudah bisa menyusun puzle sederhana, berikan puzle dengan jumlah potongan yang lebih banyak.
  • Anak yang sudah mampu ‘membangun’ rumah dari lego dapat diajari untuk memodifikasi dan berkreasi dengan bentuk lego yang lain.
  1. Berikan stimulasi dengan menciptakan pengalaman yang berbeda-beda kepada anak :
  • Biarkan anak merasakan sentuhan, bunyi, warna, rasa, bau, ukuran atau bentuk yang berbeda-beda. Dampingi dan beri penjelasan kepada anak.
  • Variasikan bentuk dengan bunyi, misalnya mainan berbentuk kucing dengan suara kucing, bila botol dipukul dengan sendok akan berbeda bunyinya dengan kaleng yang dipukul dsb.
  • Variasikan bentuk dengan warna, misalnya buah berwarna jingga disebut jeruk, buah yang besar berwarna hijau disebut semangka.
  • Setiap benda yang dilempar akan jatuh ke tanah.
  • Perkenalkan anak dengan benda cair, padat dan gas.

 

Berikut adalah contoh mainan edukatif yang dapat Anda pilih untuk merangsang kecerdasan anak:

  1. Mainan untuk konstruksi, yang bermanfaat melatih motorik halus, motorik kasar, konsentrasi, kesabaran, kemampuan spasial dan koordinasi antara mata dengan tangan :
  • Lego
  • Balok-balok berwarna warni
  • Model rakitan berbentuk pesawat, mobil, anatomi hewan dll.
  1. Mainan untuk melatih konsentrasi, daya ingat dan wawasan anak tentang warna dan bentuk, dapat berupa:
  • Mainan yang bisa menyebutkan A bila ditekan huruf A, B bila ditekan huruf B.
  • Kartu bergambar yang di belakangnya tertulis keterangan tentang gambar di depannya.
  • Buku cerita bergambar di mana anak diminta menceritakan kembali kisah yang sudah dibacakan oleh orang tua atau ditanya tentang ciri tokoh yang ada dalam cerita.
  1. Alat musik mainan untuk melatih konsentrasi, kecerdasan musikal dan EQ anak : piano atau gitar mainan, rebana, drum kecil, dll.
  2. Mainan untuk melatih daya ingat : catur, menyusun balok secara berurut sesuai dengan angka, abjad atau urutan warna.
  3. Mainan untuk melatih kemampuan bahasa : scrable, menyesuaikan gambar dengan keterangan dalam bahasa Inggris dan Indonesia.
  4. Mainan yang bersifat sains, misalnya :
  • Kaleng yang dirakit menjadi telepon dengan tali.
  • Bola berbeda ukuran dan warna yang diatur seperti susunan planet di tata surya.

Mainan edukatif untuk merangsang kecerdasan anak tidak harus mahal akan tetapi Anda perhatikan fungsi dan keamanannya. Dampingi anak  saat bermain, karena bermain menjadi salah satu aktivitas yang dapat mendekatkan Anda dan anak secara emosional serta mampu meningkatkan kepercayaan dirinya kelak. Selanjutnya, tinggal kreativitas Anda.

 

http://en.wikipedia.org/wiki/Educational_toys

http://www.drmonjezi.com/child-development/articles/intelligence-improvement.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>