Menciptakan Anak Cerdas Di Periode Keemasannya

Tweet

Periode keemasan (Golden Period) pada anak adalah periode 5 tahun pertama kehidupan anak. Pada masa ini otak anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, sehingga anak memiliki kemampuan untuk menyerap informasi 100% (dr. Ari Mulyani, Sp.A). Bagi orang tua, manfaatkanlah masa emas pertumbuhan anak ini dengan memenuhi kebutuhan anak sebaik mungkin, terutama nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan otaknya.

Menurut Prof. Purba (Guru Besar Tetap Fak. Kedokteran UNPAD), untuk mengoptimalkan kecerdasan anak, ada 3 kebutuhan yang perlu dipenuhi, yaitu ASUH, ASIH, dan ASAH, seperti dijabarkan sbb:

1. Kebutuhan fisis biomedis (ASUH)

Kebutuhan akan sandang (pakaian), papan (tempat tinggal) dan pangan (zat gizi). Anak yang sudah terpenuhi kebutuhan akan sandang dan papan perlu mendapatkan asupan nutrisi yang baik untuk mengoptimalkan pertumbuhan otaknya:

  • Pertumbuhan sel otak sudah terjadi sejak janin berada di dalam kandungan, karena itu para calon ibu dianjurkan mengonsumsi suplemen Omega-3 selama kehamilan dan dilanjutkan selama menyusui.
  • Sampai umur setahun, 60 persen energi dari makanan bayi digunakan untuk pertumbuhan otak (dr. Soedjatmiko, Sp.A (K)). Zat gizi yang harus dipenuhi terutama AA dan DHA.
  • Prof. Dr. Ali Khomsan, MS., Guru Besar IPB menyatakan, “Peran Omega-3 (EPA dan DHA) sangat penting untuk perkembangan fungsi saraf dan penglihatan, sejak janin di dalam kandungan sampai anak lahir dan berusia sekitar lima tahun. Jika pada masa ini bayi kurang mendapat gizi, bisa terjadi gangguan-gangguan yang akan berpengaruh pada aspek kognitifnya”.

2. Kebutuhan emosi/kasih sayang (ASIH)

Membina hubungan yang selaras antara ibu/bapak dengan anak:

  • Ada penghargaan atas prestasi anak.
  • Tersedianya lingkungan yang kaya akan peluang mengekspresikan diri untuk mengembangkan kreativitas anak.
  • Perlindungan dari faktor-faktor yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak, misalnya stress, pelecehan, KDRT dll.

3. Kebutuhan akan stimulasi mental (ASAH)

Tindakan ini akan melipatgandakan hubungan antar sel otak, sehingga proses pembelajaran lebih cepat, memori lebih kuat, kecerdasan anak pun semakin tinggi dan bervariasi.

  • Psikolog Roslina Verauli, M.Psi menyatakan,“ … anak yang terlahir cerdas sekalipun harus distimulasi kemampuan berpikirnya agar kecerdasannya muncul”.
  • Lakukan stimulasi sejak dalam kandungan setiap hari secara bervariasi dengan penuh kasih sayang. Contohnya dengan berbicara kepada janin, memutarkan musik, dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>