Tips Jitu Membuat Anak Senang Belajar

Tweet

Adalah hal yang wajar kalau anak lebih suka bermain daripada belajar. Apalagi dunia anak adalah dunia bermain. Namun sebagai orang tua tentunya kuatir kalau prestasi belajar anak drop.

Ada beberapa tips jitu agar anak senang belajar:

  1. Kenali tipe dominan cara belajar anak:
  • Tipe auditori, anak yang mudah menerima pelajaran dengan cara mendengarkan.
  • Tipe visual, anak yang mudah menerima pelajaran dengan cara melihat.
  • Tipe kinestetik, anak yang mudah menerima pelajaran sambil bergerak atau melihat gerakan.

Hal ini akan memudahkan orang tua dan guru memilih metode pelajaran yang tepat bagi anak.

  1. Ciptakan suasana yang menyenangkan. Menurut penelitian tentang cara kerja otak, bagian pengendali memori di dalam otak akan sangat mudah menerima dan merekam informasi yang masuk jika berada dalam suasana yang menyenangkan :
  • Pembelajaran dilakukan dengan metode bercerita. Cara ini lebih disukai anak dibandingkan dengan perintah belajar yang kaku. Ceritakan hal-hal positif seperti kisah orang-orang yang sukses  karena sungguh-sungguh belajar, sehingga anak termotivasi untuk belajar.
  • Bermain sambil belajar, misalnya:
    • Bermain sepakbola untuk belajar bagaimana berkompetisi secara sehat.
    • Bermain peran sambil bermain boneka untuk belajar tentang peran orang tua dan anak dalam keluarga.
    • Bermain puzzle untuk belajar konsep angka.
  1. Menciptakan rutinitas dini dengan membiarkan si kecil melakukan sendiri kegiatan rutinnya, sesuai dengan tahap perkembangan kemampuannya. Selain anak dapat mengembangkan kemampuannya, juga melatih kemandiriannya. Contohnya dengan membiasakan anak duduk di meja belajar di jam yang sama setiap hari, mengajarkan anak bangun pagi pada jam yang sama, makan, mandi dsb.
  2. Perhatikan tingkat kesulitan pelajaran, pelajaran yang terlalu mudah akan membuat anak bosan, sementara pelajaran yang terlalu sulit akan membuat anak malas.
  3. Berikan jeda waktu istirahat 1-2 menit setiap 20 menit akan jauh lebih efektif daripada belajar langsung 1 jam tanpa istirahat. Istirahat akan mengembalikan daya konsentrasi anak. Setelah anak mampu berkonsentrasi, perpanjang waktu belajar secara bertahap.
  4. Meningkatkan komunikasi, usahakan agar orang tua bercakap-cakap secara teratur dengan anak setiap hari:
  • Saat memasuki usia remaja anak akan lebih mudah terbuka kepada orang tua.
  • Bila terjadi masalah terkait keengganan atau kesulitan belajar dapat segera teratasi.
  1. Memperhatikan kesehatan anak dengan memberikan asupan makanan bergizi. Dengan badan yang sehat, anak bisa beraktivitas dengan baik termasuk belajar. Kecerdasan anak juga akan bertambah dengan asupan nutrisi otak yang cukup.

Dengan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan, anak tentunya akan senang belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>