12 Makanan Paling Menyehatkan

Tweet

Di sebuah desa di Purwakarta, hiduplah seorang nenek bernama Anami. Nenek Anami, begitulah sapaan akrab dari warga sekitar, sekarang berusia menginjak 140 tahun. Ketika ditanyakan resep beliau tetap tetap sehat dan panjang umur, beliau mengatakan beliau selalu mengonsumsi makanan sehat. Hal tersebut telah ia lakukan sejak masih muda.

Kita semua pasti sudah tahu bahwa tidak semua makanan menyehatkan. Yang pasti gorengan, junk food, dan makanan yang mengandung lemak trans sudah jelas bukanlah jenis makanan yang dikonsumsi nenek Anami.

Berikut 12 jenis makanan yang bisa memenuhi kebutuhan gizi menurut Ed Bauman, Ph.D, ahli gizi dari Bauman College:

1. Alpukat

Buah ini tinggi akan lemak tetapi lemak tak jenuh golongan monounsaturated (rantai tunggal) yang baik untuk mengurangi risiko kanker, serangan jantung dan diabetes. Ed Bauman mengatakan bahwa alpukat dibutuhkan untuk meregenerasi jaringan dan darah, menstabilkan gula darah dan bagus untuk penyakit kelainan jantung. Alpukat juga merupakan sumber serat yang baik (11-17 gram per buah) dan sumber lutein, jenis antioksidan yang dibutuhkan agar kulit dan mata sehat.

2. Apel

“One apple a day keeps a doctor away.”  Tepat sekali ungkapan dari Jonny Bowden, Ph.D, penulis buku The 150 Healthiest Food on Earth. Apel memang kaya akan antioksidan quercetin dan catechin yang akan melindungi tubuh dari kerusakan sel sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya kanker dan penyakit jantung.

Selain itu penelitian menunjukkan apel mengandung polyphenol lima kali lebih banyak dibandingkan dengan daging. Kandungan serat yang terdapat pada apel dan kulitnya juga dua kali lebih banyak dibandingkan jenis buah-buahan lain, seperti anggur, jeruk atau buah persik. Jangan lupa mencuci apel hingga benar-benar bersih yaa..

3. Blueberry

Buah ini merupakan bintangnya anti penuaan kulit (anti aging) karena kaya akan antioksidan. Bahkan kandungan anthocyanins-nya telah terbukti dapat meningkatkan penglihatan dan fungsi otak dan sebagai anti kanker. Hasil penelitian juga menunjukkan memakan blueberry secara rutin bisa menghambat kerusakan pada proses koordinasi dan ingatan seiring dengan proses penuaan. Bukan hanya itu saja, buah-buahan berwarna ungu kehitaman ini juga bisa mengurangi peradangan sel otak pada alzheimer dan parkinson hingga diabetes dan peradangan katup jantung pada penderita penyakit jantung.

4. Kubis atau Kol

Dalam dunia sayur mayur, keluarga Brassica (brokoli, kubis, bok choy, dsb) termasuk paling diminati. Sayuran ini mengandung zat yang disebut dengan indoles yang menurut riset mampu mengurangi risiko kanker secara menakjubkan. “Mengonsumsi kubis lebih dari satu porsi setiap minggunya bisa mengurangi risiko terjadinya kanker usus pada pria hingga 66 persen,” kata Bauman. Selain itu, kubis juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membunuh bakteri dan virus.

5. Ikan dan Minyak Ikan

Rajin mengonsumsi ikan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, kanker, alzheimer, stroke, diabetes dan rematik. Selain itu, variasi lemak yang terdapat dalam ikan bisa meredakan gejala depresi. Asosiasi Jantung Amerika menyarankan agar para orang dewasa mengonsumsi dua ikan dalam seminggu, terutama ikan dari laut dalam, seperti salmon atau sardin yang kaya akan omega-3.

6. Bawang putih

Selain menurunkan kadar kolesterol, menurut Bauman, dua atau tiga siaung bawang putih per hari akan menghambat terjadinya penyumbatan arteri. Bawang putih efektif sebagai anti bakteri dan kuman, juga meningkatkan ketahanan tubuh terhadap stres dan infeksi.

7. Jamur

Jamur telah digunakan sejak berabad lampau dalam dunia pengobatan timur, terutama jamur jenis maitake, shiitake dan reishi karena dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan jamur banyak dipakai dalam pengobatan tradisional di Asia untuk terapi kanker karena mampu menangkal efek racun dari kemoterapi dan radiasi. Masih kurang? Studi yang dilakukan ilmuwan Jepang menunjukkan makan jamur shiitake secara teratur akan mengurangi kolesterol dalam darah hingga 45 persen.

8. Kacang Almond

Almond mengandung serat dan lemak tak jenuh monounsaturated, yang terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol. Menurut Food and Drug Administration (FDA), mengonsumsi setiap hari 1,5 ons kacang almond bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu kandungan protein, serat dan lemak tak jenuh di dalamnya akan menimbulkan rasa kenyang sehingga dapat membantu program penurunan berat badan, apalagi bila diikuti olahraga yang teratur dan mengonsumsi suplemen yang dapat membantu program diet Anda, seperti NATURE CITRIMAX dari TARA.

9. Telur

Telur mungkin adalah sumber protein terbaik di bumi. Ia mengalahkan susu, daging atau kedelai dalam hal kandungan protein. Kebanyakan orang takut makan telur, khususnya kuning telur karena khawatir kadar kolesterolnya naik. Padahal kuning telur mengandung kolin yang akan melindungi hati dan fungsi otak. Lagipula, makan telur satu-dua butir per hari tidak terbukti menaikkan kadar kolesterol kok.

10. Buah Delima

Selama ini tak banyak orang yang tahu kalau buah delima merupakan sumber antioksidan terbaik, bahkan lebih baik dari anggur merah dan teh hijau. Secara teratur mengonsumsi jus delima terbukti bisa mengurangi plak yang menyumbat aliran darah yang sering menyebabkan stroke dan penyakit jantung. Dalam jangka panjang rutin minum jus buah delima akan menghambat proses penuaan dan menghindarkan tubuh dari kanker.

11. Anggur Merah

Satu sloki anggur merah setiap hari akan menjaga kesehatan jantung dengan cara menaikkan kadar kolesterol baik (HDL) dan mengurangi risiko penggumpalan darah. Anggur merah mengandung antioksidan reservatrol dan saponin yang berguna untuk jantung. Tetapi jangan minum anggur merah secara berlebihan, karena minum minuman beralkohol lebih dari satu sloki perhari akan meningkatkan tekanan darah.

12. Cokelat

Cokelat yang dimaksud adalah cokelat hitam (dark chocolate/kakao) dengan kadar lebih dari 60%, bukan cokelat susu yang banyak mengandung gula. Kakao sangat kaya akan flanonol yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan antioksidan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Cokelat hitam merupakan jenis cokelat yang memiliki kalori lebih sedikit dibanding yang lain. Jika dimakan dalam jumlah secukupnya, Anda akan mendapat manfaat berupa berkurangnya kolesterol jahat (LDL).

sumber:
www.merdeka.com, www.referensisehat.com, health.detik.com, www.deherba.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>