9 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Kulit

Tweet

http://perfectskinrealm.com/wp-content/uploads/2013/01/beauty-skincare.jpg
Umur memang tidak bisa dibohongi, seiring bertambahnya usia, kondisi kulit pasti akan menyesuaikan dan malahan akan berkurang keindahannya apabila tidak dirawat sepenuh hati. Padahal bagi wanita, kulit adalah salah satu aset yang kondisinya harus selalu dijaga tetap sehat dan terawat. Bila tidak dijaga sejak dini, kesehatan kulit akan menurun, bahkan dapat terjadi penuaan dini yaitu kondisi kulit yang menjadi tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Berita baiknya, selalu ada cara untuk mempertahankan kondisi kulit Anda tetap optimal walaupun usia terus bertambah.

Di bawah ini merupakan kebiasaan-kebiasaan yang sebaiknya dihindari karena dapat merusak keindahan kulit. Cekidot!

1. Tidur tanpa membersihkan make up

Tidur tanpa membersihkan make up adalah kebiasaan yang sangat-sangat merusak keindahan kulit. Hal ini dapat membuat pori-pori Anda tersumbat dimana seharusnya malam hari adalah saatnya kulit kita untuk meregenerasi diri. Kulit yang tersumbat pada saat tisur akan memicu timbulnya jerawat. Ditambah lagi, saat kita tidur, temperatur tubuh sedikit meningkat sehingga kulit dapat menyerap sisa make up dan kotoran lebih cepat.

2. Terlalu sering terpapar sinar ultraviolet (photoaging)

Sinar matahari merupakan salah satu faktor utama penyebab berbagai kerusakan kulit, termasuk penuaan dini. Tanpa perlindungan, paparan sinar UV yang berulang selama bertahun-tahun dapat menyebabkan kulit kehilangan kemampuannya untuk memperbaiki diri sendiri sehingga cepat keriput.

Studi ilmiah menunjukkan bahwa paparan sinar UV kronis mampu memecah kolagen dan menghambat proses sintesis kolagen baru. Padahal, kolagen diperlukan untuk menjaga fleksibilitas dan struktur kulit. Produksi kolagen sendiri secara alami akan berkurang sekitar 1% setiap tahunnya setelah menginjak usia 20 tahun.

Di lapisan epidermis, sinar UV dapat menyebabkan penurunan kapasitas antioksidan seperti vitamin E dan C yang berimbas pada penurunan sistem pertahanan internal. Karena itulah kita memerlukan suplai suplemen VITAMIN C dan E untuk menjaga kulit tetap sehat.

3. Kebiasaan merokok

Dilihat dari segi manapun, baik dari segi kesehatan maupun kecantikan merokok merupakan kebiasaan buruk yang seharusnya kita hentikan. Berbahaya bagi kecantikan dikarenakan merokok menyebabkan perubahan biokimia pada tubuh yang dapat mempercepat proses penuaan alami. Di tingkat molekural, rokok menghasilkan tekanan oksidatif, mengacaukan sirkulasi, dan memicu kerusakan DNA. Akibatnya, kerutan meningkat, warna kulit tidak rata, kulit tampak kering, kusam, dan rapuh.

4. Membersihkan wajah dengan air panas

Banyak orang memilih menggunakan air panas saat mencuci wajah karena dianggap dapat membuka pori-pori. Namun, air yang terlalu panas justru dapat menghilangkan minyak alami dari wajah serta membuatnya kering, gatal, dan memerah. Melakukan perawatan steam wajah juga perlu dilakukan dengan temperatur tertentu. Gunakan air hangat-hangat kuku untuk membersihkan wajah tanpa merusaknya.

5. Terlalu sering membersihkan wajah dan melakukan exfoliating / pengelupasan

Membersihkan wajah dan melakukan exfoliating atau pengelupasan kulit memang penting. Namun melakukannya terlalu sering justru dapat membuat kulit kering, iritasi, dan merah. Cukup cuci muka Anda dua kali sehari. Lakukan exfoliating seminggu sekali jika jenis kulit Anda kering, dan dua kali seminggu untuk kulit berminyak. Hindari exfoliator atau scrub yang terlalu kasar karena dapat menyebabkan peradangan.

6. Hobi memencet jerawat dan memegang wajah

Anda mungkin suka gatal ingin mengeluarkan bintil putih dari dalam jerawat. Namun jika Anda ingin kulit tetap mulus, lebih baik tahan niat tersebut. Memencet jerawat dengan tangan kotor justru dapat meninggalkan bekas luka yang sulit dihilangkan. Kurangi juga kebiasaan suka menggaruk atau memegang wajah karena dapat menyebabkan kotoran di tangan menempel pada wajah Anda.

7. Terlalu lama berada di ruangan ber-AC

Ruangan dengan pendingin udara atau Air Conditioner ternyata berbahaya bagi kesehatan kulit. Udara dingin yang berasal dari AC terus menerus akan membuat kulit menjadi kering. Ketika keluar dari ruangan bersuhu rendah ke tempat dengan suhu yang lebih tinggi, maka kulit akan rawan untuk retak sehingga menimbulkan kerutan dan kulit pecah-pecah.

8. Konsumsi gula berlebih

Gula memang merupakan makanan yang tidak baik bagi kulit. Dr. Patricia Farris, ahli dermatologis dengan spesialisasi penuaan dini, meyakini bahwa gula turut berkontribusi menyebabkan penuaan dini pada kulit. Hal ini dikarenakan gula dapat mempercepat proses glikasi saat kadar glukosa dalam darah tinggi. Proses ini seharusnya menjadi bagian alami penuaan yang normalnya mulai berlangsung di pertengahan 30 tahun.

Saat glikasi berlangsung, molekul gula akan mengikat protein di dalam aliran darah dan membentuk molekul AGEs yang memicu respon inflamasi dan menyebabkan kerusakan jaringan serta penuaan dini. Yang rentan mengalami kerusakan dalam proses ini adalah kolagen dan elastin sehingga kulit menjadi mudah keriput, kendur, kering, dan kusam.

9. Sering begadang

Tidur merupakan waktu yang sangat penting bagi sel-sel kulit untuk memperbaiki diri dari kerusakan. Saat Anda tidur, hormon perbaikan sel-sel akan diproduksi lebih banyak. Jika Anda sering begadang, proses regenerasi kulit tidak dapat berjalan optimal dan lapisan kulit melemah. Kurang tidur juga dapat menyebabkan Anda stres sehingga kulit tampak kusam, serta memperparah jerawat, eksim, maupun psoriasis. Bila Anda harus begadang, konsumsi TARA RELAXAN sebelum tidur di pagi keesokan harinya agar istirahat menjadi maksimal dan tubuh kembali segar.

 

Sumber:

artikelkesehatan99.com
webkesehatan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>