Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Karbohidrat

Tweet

“Lauk pauk boleh apa saja, yang penting porsi nasinya banyak.” Prinsip itu banyak dipegang oleh masyarakat Indonesia, terutama yang tidak memahami gizi seimbang. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar mungkin kta memang telah diajarkan gizi seimbang itu terdiri dari 4 sehat 5 sempurna, namun realitanya sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan konsumsi pangan yang lengkap gizinya. Ujung-ujungnya prinsip “asal kenyang” pun dipegang. Makan nasi segunung, belum lagi cuci mulut dengan kue yang juga berisi karbohidrat, ditambah dengan teh manis yang tinggi gula. Pada akhirnya gula yang berlebih akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh.

Tanpa disadari kita mengonsumsi karbohidrat tinggi sejak sarapan hingga makan malam, bahkan terkadang menggabungkan beberapa jenis karbohidrat dalam satu kali makan, misalnya nasi dengan mie.  Karbohidrat yang berlebihan akan diproses oleh tubuh menjadi cadangan lemak dan disimpan di tubuh. Akibatnya tubuh semakin banyak menyimpan lemak, yang menyebabkan bentuk tubuh menjadi melar dan akan banyak penyakit yang rentan menyerang tubuh kita.

Penyakit-penyakit yang dapat menyerang kesehatan tubuh akibat terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, antara lain:

  1. Sakit jantung
    Mengonsumsi karbohidrat berlebih bisa menyebabkan tingginya tingkat kolesterol dalam tubuh sehingga juga bisa meningkatkan berbagai jenis penyakit jantung seperti pengerasan arteri, stroke, gagal jantung, dan sebagainya.
  2. Karies gigi
    Konsumsi karbohidrat yang terlalu banyak menyebabkan karbohidrat dalam saluran pencernaan menjadi berlebih, sehingga meninggalkan zat asam yang terlalu lama tinggal di dalam gigi. Akibatnya lapisan enamel gigi akan hancur secara perlahan. Bakteri yang ada dalam mulut akan semakin suka karena ada banyak asam yang dihasilkan oleh zat yang tertinggal pada gigi. Rajin menyikat gigi dengan Clean Me Pasta Gigi Isomalt akan membantu mengurangi resiko terjadinya karies gigi akibat terkikisnya lapisan enamel pada gigi.
  3. Meningkatnya lemak tubuh
    Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang terlalu banyak juga bisa menyebabkan perputaran lemak dalam tubuh menjadi lebih berat. Insulin yang dihasilkan oleh pankreas akan diolah dari hati ke semua organ tubuh yang membutuhkan lemak. Setiap organ akan menggunakan cadangan lemak sesuai dengan fungsi dan aktivitas tubuh. Ketika karbohidrat berlebih maka proses tersebut akan terhambat sehingga lemak menjadi menumpuk di beberapa bagian tubuh seperti di perut, lengan, paha dan leher.
  4. Sindrom metabolisme
    Kandungan karbohidrat yang terlalu tinggi dalam tubuh bisa menyebabkan resistensi terhadap insulin. Resistensi insulin ini akan menyebabkan metabolisme menjadi lambat dan tidak stabil. Inilah yang disebut sindrom metabolisme, dimana pada akhirnya tubuh akan kehilangan kemampuan untuk memetabolisme karbohidrat yang  masuk menjadi energi. Lebih parahnya resistensi insulin akan diiringi dengan masalah asam urat yang meningkat, tekanan darah tinggi dan masalah pada sistem pembekuan darah.
  5. Meningkatkan resiko kanker
    Ketika karbohidrat dalam jumlah banyak dikonsumsi dengan lemak dan protein, tubuh akan rentan terkena gangguan usus yang akan meningkatkan resiko terkena kanker usus. Hal ini disebabkan karena penumpukan karbohidrat sulit diolah oleh usus manusia.
  6. Resiko diabetes
    Ketika mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang berlebihan maka kandungan glukosa yang didapatkan untuk tubuh juga semakin tinggi. Glukosa adalah zat gula yang digunakan oleh tubuh dan otak untuk bisa terus bekerja. Glukosa yang dihasilkan dalam proses ini juga akan keluar dari saluran pencernaan dan masuk ke dalam aliran darah. Ketika ada banyak kadar gula dalam darah maka pankreas membutuhkan hormon yang lebih banyak untuk menghasilkan insulin. Jika kondisi terus berlanjut maka bisa menyebabkan kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi atau lebih sering disebut dengan diabetes tipe 2. Jaga gula darah Anda tetap stabil dengan rutin mengonsumsi Nature Diablast yang akan merombak karbohidrat yang berlebihan di dalam tubuh menjadi sumber energi bagi tubuh. Nature Diablast sangat efektif membantu menormalkan kembali kadar glukosa di dalam tubuh. Bagi yang telah memiliki gula darah yang cenderung tinngi, Nature Diablast juga bermanfaat menghilangkan rasa sakit akibat komplikasi saraf akibat diabetes melitus dan mengurangi peradangan.

Karena itu kita harus membatasi konsumsi karbohidrat setiap harinya. Profesor Williams, profesor dari Organisasi Kesehatan Nasional Australia mengatakan bahwa orang Jepang rata-rata mempunyai usia yang panjang karena mereka mengonsumsi hanya sekitar 40 persen dari kebutuhan harian  karbohidrat setiap harinya. Jadi lebih baik ganti karbohidrat dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan.

 

Sumber:

suara.com

health.liputan6.com

cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>