Benarkah Udara Dingin menyebabkan Flu?

Tweet

fakta penyebab fluMenurut American Lung Association®, gejala influenza pada umumnya menjangkiti tubuh kita dan sulit untuk disembuhkan karena udara dingin, namun apakah benar udara dingin menyebabkan kita terkena penyakit influenza? Jangan-jangan udara dingin hanya dijadikan kambing hitam tuh.

Pemaparan terhadap udara yang terlalu dingin memang akan menyebabkan suhu badan menjadi terlampau dingin atau hipotermia. Bila kita mengalami hipotermia yang terlalu lama, akan menimbulkan gangguan pada peredaran darah. Gangguan peredaran darah di bagian tubuh yang penting, misalnya otak, dapat menurunkan kesadaran atau pingsan. Nah bila peredaran darah yang terhambat itu di daerah sinus atau pernafasan, maka hidung akan menjadi kering dan kita akan bersin sebagai bentuk penyesuaian suhu tubuh dengan udara luar.

Namun hal tersebut tidaklah menjadi faktor penyebab influenza lho, seperti kata Dr. Ujwala Kaza, seorang ahli alergi imunologi dari New York University Langone Medical Center: “Pilek dan penyakit pernapasan lainnya memang selalu dihubungkan dengan udara dingin. Tapi udara dingin bukanlah penyebabnya, melainkan virus.”

Adapun influenza, biasa disebut sebagai flu atau penyakit infeksi saluran napas merupakan penyakit yang disebabkan terutama oleh virus RNA dari keluarga Orthomyxoviridae yang mempengaruhi burung dan mamalia. Nama influenza berasal dari Italia: influenza, yang berarti “mempengaruhi” (latin: influentia). Itulah kenapa flu amat mudah menular antar individu.

Faktor daya tahan tubuh juga menjadi faktor penting, karena meskipun ada kontak manusia bisa terhindar dari flu atau paling tidak gejalanya ringan yang pernah kita sadari. Bila tidak ada kontak dan sumber penularan flu tidak akan terjadi karena virus tersebut tidak akan beterbangan di udara bebas apalagi hanya karena udara dingin.

“Untuk bisa terinfeksi flu, Anda harus terkena si agen penularnya,” kata dr Pritish Tosh, peneliti di Mayo Clinic dikutip dari Huffington Post.

Meski demikian, bukan ide yang bagus juga untuk berada di suhu dingin, tanpa jaket, saat berkeringat, apalagi ketika rambut basah dan baju basah kuyub. Cuaca dingin adalah faktor pencetus dari dalam tubuh dan dalam kasus ekstrem akan menyebabkan hipotermia. Hal ini akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh Anda. Ketika daya tahan tubuh menurun, maka akan memperbesar kemungkinan virus influenza untuk masuk dan menjangkiti tubuh. Udara yang dingin tersebut akan menyerap kelembaban dari udara yang bisa mengeringkan lendir pelindung yang melapisi hidung, sehingga memberikan kesempatan bagi virus atau bakteri untuk berkembang biak di hidung dan dapat menimbulkan alergi atau sakit para rongga hidung.

Solusinya bagaimana dong?

Cucilah tangan sesering mungkin. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir beberapa kali dalam sehari. Keringkan tangan setelah dicuci. Jika tidak ada air, bisa menggunakan bahan pencuci tangan dari alkohol. Pemakaian masker paling tidak dapat mengurangi resiko penularan melalui udara. Bila Anda terlanjur terkena influenza, Anda harus perbanyak istirahat. Menurut Dr Daniel Neides, pakar penyakit menular dari Wellness Institute di Cleveland Clinic, influenza hanya bisa disembuhkan apabila daya tahan tubuh baik, dan cara memperbaikai daya tahan tubuh adalah istirahat yang cukup, ditambah mengonsumsi vitamin C untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

 

Sumber:
health.detik.com, sains.me

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>