Bersahabat dengan Optimisme, Terhindar dari Penyakit Jantung

Tweet

Judul di atas membuat Anda bertanya-tanya bukan? Bahkan sebuah artikel di Kompas mengatakan: “optimisme dapat membuat jantung sehat” Apa sebenarnya hubungan optimisme dan penyakit jantung?

Hasil penelitian Rosalba Hernandez, seorang profesor di bidang kerja sosial pada Universitas Illinois, Amerika Serikat tahun 2001 menunjukkan individu yang memiliki pola pikir optimis tinggi berpeluang untuk memiliki kondisi kardiovaskular yang lebih sehat dibanding orang yang selalu berpikir pesimis. Penelitian di atas diperkuat dengan penelitian dari Health Behavior and Policy Review yang membuktikan orang-orang dengan level optimisme tinggi memiliki kesehatan kardiovaskular 55% lebih tinggi dibanding dengan mereka yang pesimis.

Perasaan optimis itu sendiri tercipta dikarenakan kerja otak yang sinergis. Kita pernah melihat kan, orang yang sedang sedih seringkali susah diajak kompromi dan berdiskusi. Dalam kondisi seseorang sedang sedih, kerja otak mengalami fase penurunan aktivitas. Penurunan aktivitas ini disebabkan oleh apa sih?

Kondisi seseorang yang sering merasa sedih sebenarnya disebabkan oleh kekurangan omega-3 pada otak. Mengapa demikian? Saat sedih neurotransmitter yang bertugas mengatur jalannya impuls dari dan ke otak tidak bekerja dengan baik.

Apa hubungan kerja otak yang terganggu dengan penyakit jantung?

Apabila kondisi kekurangan omega-3 tersebut terus terpelihara, maka ritme kerja jantung akan terganggu dan kesehatan jantung lama-kelamaan akan menurun sehingga rentan terkena penyakit darah tinggi, serangan jantung dan stroke. Omega-3 akan membantu meningkatkan lemak baik (HDL) dan memangkas timbunan lemak dan kolesterol (LDL) pada dinding pembuluh darah sehingga aliran darah dari dan ke otakpun menjadi lancar. Aliran darah yang lancar tentu akan membantu proses penyeimbangan neurotransmiter di otak.

Bagaimana cara mempertahankan agar kerja otak tetap maksimal sehingga tidak merusak mood bahagia kita agar kita terhindar dari penyakit jantung? Penuhilah kebutuhan omega 3 dengan makan ikan salmon, hering, sardin dan sempurnakan dengan mengonsumsi suplemen omega-3 terbaik dari TARA yang bebas kolesterol dan terbukti aman.

Untuk menjaga kesehatan jantung selain mencukupi kebutuhan omega-3,  berolahragalah secara rutin dan jagalah pola makan yang bebas lemak trans.

Cara paling ampuh mengurangi rasa pesimis menjadi rasa optimis adalah “tong kabeh dijieun pusing. Bebaskeun pikiran. Hirup mah kudu tawakal,” yang artinya “jangan semua dibikin pusing. Bebaskan pikiran. Hidup itu harus banyak tawakal.”

 

Sumber:
keluarga.com, kompashealth.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>