Anda Sangat Doyan Makan? Perhatikan 3 Langkah Simpel Ini!

Tweet

Anda sering merasa khilaf saat makan? Makan ini itu yang membuat Anda bahagia, namun efeknya itu hanya sebentar saja. Beberapa jam kemudian Anda mulai menyesali tindakan impulsif Anda tersebut karena berat badan bertambah.

Memang, makan adalah kebutuhan wajib setiap makhluk hidup, terutama manusia. Dengan makan, energi dalam tubuh akan bertambah dan aktivitas berjalan dengan lancar. Namun, untuk mendapatkan energi berlebih, apakah Anda juga harus makan secara berlebihan? Bagaimana jika makanan yang masuk ke dalam tubuh Anda justru akan membuat Anda merasa menyesal?

Jangan khawatir, Anda tidak akan mengalami hal tersebut jika Anda melakukan 3 langkah simpel berikut ini.

1. Pilih makanan yang membuat Anda bahagia

Kalimat di atas mungkin terdengar sangat umum dan klise. Namun percayalah bahwa memilih makanan yang bisa membuat Anda merasa lebih baik akan membantu Anda mengurangi kebiasaan makan secara berlebihan. Perlu dicatat, mengonsumsi makanan yang membuat Anda merasa baik akan secara otomatis menciptakan kepuasan lebih cepat. Artinya, secara naluriah Anda akan berhenti makan dengan sendirinya setelah mengonsumsi makanan tersebut bahkan jika hanya 1 suapan.

Ada beberapa pertanyaan bantuan yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah makanan tersebut memenuhi kriteria untuk dimakan ketika keinginan impulsif untuk makan muncul. Perhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  • Apakah makanan ini mendukung keinginan Anda terhadap tubuh Anda? (Jika jawabannya iya, maka makanlah makanan tersebut)
  • Makanan ini tidak mendukung program Anda, jika memakannya, apakah Anda nanti akan menyesal dan merasa bersalah? (Jika jawabannya tidak, makan saja makanan tersebut)
  • Misalnya Anda tetap memakannya, apakah akan memberi pelajaran tertentu untuk program Anda? (Jika jawabannya tidak, jangan makan makanan tersebut)

Gunakan langkah ini untuk membantu Anda sadar dalam membuat keputusan yang tepat sebelum makan. Daripada Anda makan tanpa berpikir yang akan membuat Anda menyesal di kemudian hari.

2. Gunakan aturan gigitan pertama

Langkah selanjutnya adalah dengan menerapkan aturan tentang gigitan atau suapan pertama. Ini benar-benar unik namun banyak yang membuktikan bahwa langkah ini berhasil. Anda harus menikmati lezatnya setiap gigitan pertama untuk membuat keputusan apakah Anda akan menghabiskan seluruh makanan tersebut.

Anda berpikir jika gigitan pertama lezat dan membahagiakan, maka Anda boleh menghabiskannya? Anda salah besar! Justru jika Anda merasa gigitan pertama begitu nikmatnya, Anda harus berpikir ulang dengan baik apakah gigitan selanjutnya senikamat gigitan pertama. Dengan tidak mengabaikan The power of first bite tersebut, Anda akan bisa berpikir dengan bijak tentang perlukah Anda menghabiskan sepiring makanan dan sebotol minuman penuh.

3. Minum minuman jahe

Cobalah untuk minum minuman jahe seperti JAHENAK, minuman jahe segar dan bermanfaat, sebelum Anda mulai makan di luar jam makan yang seharusnya. Mengapa jahe? Karena jahe akan meningkatkan stamina tubuh tanpa mengiritasi saluran pencernaan/maag. Selain itu kandungan gingerol pada jahe emprit dapat mengatasi sembelit, mual dan muntah pada mabuk perjalanan dan kandungan saponin pada ginseng mencegah timbulnya gangguan lambung. Dengan minum minuman jahe di saat muncul keinginan impulsif untuk makan, Anda dapat mengurangi porsi makan sekaligus melindungi lambung Anda dari berbagai masalah.

Nah, semoga langkah di atas bisa membantu Anda dalam mengurangi kebiasaan buruk makan berlebihan ya. Semoga Anda tetap sehat, bugar dan mempesona setiap harinya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>