Perkenalkan Makanan Berwarna Ungu untuk Anak Kita Yuk!

Tweet

Anak memang mahkluk yang lucu, selain tingkahnya yang menggemaskan, cara mereka memilih makananpun lucu; sering memilih makanan yang ingin ia makan hanya darui warna. Nah bila bunda sudah membaca tips membuat bekal di Tara, maka kali ini Tara akan mengajak para bunda untuk mengenalkan makanan berwarna ungu untuk anak Anda.

Mengapa penting mengenalkan makanan berwarna ungu pada anak?

Penasihat nutrisi dari Cardiff Sports Nutrition, Matthew Plowman, mengatakan bahwa buah dan sayuran berwarna ungu seperti terong, ubi ungu, dan kubis ungu, blueberry, buah naga, beras hitam dan buah plum mengandung antosianin, sejenis antioksidan yang bermanfaat melawan penyakit, menunda penuaan, mengurangi peradangan, dan melindungi kesehatan jantung. Banyak penelitian yang juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayuran berwarna ungu secara teratur dapat menurunkan risiko hipertensi dan kolesterol.

Selain itu, makanan berwara ungu juga memiliki khasiat yang luar biasa seperti berikut:

  • Makanan berwarna ungu seperti kubis ungu atau terong sangat baik untuk mengatur pergerakan usus dan menghindari sembelit pada anak.
  • Anak Anda mudah lupa atau sulit konsentrasi? Tiga sampai empat buah plum sehari akan memberikan asupan antioksidan yang cukup untuk membantu menetralkan sel-sel perusak radikal bebas yang memengaruhi daya ingat.
  • Salah satu jenis antioksidan pada buah berwarna ungu adalah asam chlorogenic. Menurut para peneliti dari Perancis, antioksidan dalam ini dapat mengurangi perilaku cemas dan mengurangi kadar anak untuk tantrum.
  • Buah dan sayur yang berwarna ungu memiliki kemampuan yang setara susu dalam hal meningkatkan substansi kepadatan mineral tulang pada bagian tulang belakang dan tulang pada lengan. Selain itu akan membantu pertumbuhan tulang pada anak Anda lebih optimal.

Yuk, mulai memberi anak sayuran dan buah berwarna ungu! Agar nafsu makan anak Anda selalu baik, lengkapi dengan memberinya KURKUR, suplemen yang bisa memperbaiki nafsu makan anak dan melengkapi nutrisi yang mungkin tidak terpenuhi lewat makanan.

Sumber:

Parenting.com

WholeFoods,com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>