Bagaimana Sih Caranya Membiasakan Anak Mengonsumsi Sayur dan Buah?

Tweet

Memberi anak kita makan makanan bergizi sudah pasti keinginan semua orang tua, namun anak-anak cenderung tidak menyukai makanan yang bergizi. Mereka lebih jatuh cinta pada makanan yang berwarna-warni. Tapi sayangnya makanan yang berwarna-warni biasanya tidak sehat dan bukan makanan yang masuk ke dalam daftar makanan yang bergizi. Sebut saja seperti jajanan warung atau berbagai macam jenis dagangan yang dijajakan bebas di depan sekolah. Akan lebih bermanfaat bagi kesehatannya apabila makanan yang berwarna-warni itu berupa sayur dan buah yang Anda siapkan untuk bekalnya ke sekolah, bukan?

Sebenarnya kita sebagai orangtua dapat belajar dari pedagang-pedagang makanan di sekolahan. Salah satu cara agar anak tertarik membuka bekal makanannya yaitu dengan memasukkan berbagai jenis sayur mayur yang berwarna-warni ke dalam kotak bekalnya. Selain itu ada tips lain yang bisa Anda terapkan agar anak Anda mau makan sayur-mayur dan buah-buahan.

Selain itu Anda bisa menerapkan tips di bawah ini agar anak mau mengonsumsi sayur dan buah:

1. Tempat makan yang menggoda

Anak Anda mungkin kurang tertarik dengan makanan yang Anda bawakan karena penampilan dari luarnya kurang menarik. Karena itu siasati dengan menggunakan kotak makanan dan sendok yang berwarna-warni agar ia tertarik untuk menyentuhnya dan menjadi semangat untuk mulai memakannya.

2. Ajak si kecil berbelanja sayur dan buah

Berikanlah kesempatan untuk si kecil mengenal secara langsung buah dan sayuran. Kemudian, biarkan si kecil mencoba dan memilih buah dan sayuran apa yang diinginkannya untuk dibeli.

3. “Sembunyikan” sayur dan buahnya

Coba haluskan sayuran dan masukkan ke dalam menu masakan sehari-hari. Anak tidak akan menyadari bahwa ada sayuran di dalamnya namun akan ia tetap lahap memakannya. Anda bisa menyampurkannya ke dalam makanan yang ia sukai, misalnya dengan sosis potong dan tumis kornet.

4. Jangan jadikan acara makan sayur menjadi acara “film horor.”

Anak sebenarnya belum tahu perbedaan antara makanan enak dan tidak enak. terkadnag persepsi sayur tidak enak justru datang dari orang tua. Pemaksaan bisa membawa pikiran bahwa sayur adalah makanan yang harus dihindari.Bila anak diminta untuk makan sayur karena dapat membuat ia lebih aktif bermain misalnya, maka sang anak akan mau makan sayur dengan senang hati. Jadi hindari mengancam, menghukum, atau menakut-nakuti anak agar ia makan lebih banyak. Ini akan membuatnya merasa bahwa saat makan merupakan saat yang tidak menyenangkan. Dan bukan tak mungkin menimbulkan trauma psikologis baginya.

5. Biasakan memberi anak sayur dan buah sedini mungkin

Membiasakan anak makan sayur sejak dini tanpa kalimat paksaan adalah cara paling efektif agar anak mau makan sayur dan buah. Dengan begitu anak akan terbiasa dengan sendirinya sejak dini untuk makan sayur dan buah. jangan memberi jam-jam khusus dalam memberi makan sayur dan buah. Buatlah sayur dan buah menjadi salah satu dari menu makanannya. Tips untuk membuat sayur dan buah lebih menarik bisa disimak di poin 1-3.

 

“Anak-anak berusia antara empat dan enam tahun harus makan sekitar 200 gram sayur dan 200 gram sayur dan buah”, jelas Antje Dahl dari lembaga pangan Jerman (DGE). Karena itulah orangtua harus mencoba dan terus mencoba. Tapi sangat penting untuk tidak memaksa anak memakan sayur yaa, bunda..

 

 

Sumber:

keluarga.com/

http://bidanku.com/

arrahmah.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>