Panel Pemeriksaan Diabetes Melitus (DM)

Tweet

Berdasarkan data dari IDF (International Diabetes Federation) pada 2012. Lebih dari 371 juta penduduk dunia menderita diabetes dan diperkirakan akan mencapai 552 juta orang pada 2030. . Hal ini sangat menakutkan.

Tidak ada yang menjamin penderita diabetes hanya orang-orang berusia lanjut, karena itu ada baiknya dilakukan deteksi dini untuk penyakit diabetes ini, walaupun umur Anda masih kepala dua. Apalagi bila Anda memiliki riwayat keluarga penderita diabetes. Deteksi dini dapat dilakukan dengan Medical Check-up/pemeriksaan laboratorium terhadap kadar gula Anda. Selain untuk deteksi dini, pemeriksaan ini juga berfungsi untuk memantau hasil pengobatan bagi penderita diabetes.

Menurut The American Diabetes Association (ADA), seseorang dikatakan menderita Diabetes Melitus (DM) apabila:

  1. Kadar GDP (Glukosa Darah Puasa) plasma >126 mg/dL.

atau;

  1. Kadar GDS (Glukosa Darah Sewaktu) plasma >200 mg/dL.

atau;

  1. Kadar glukosa pada 2 jam pasca TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral) >200 mg/dL.

Faktor dan gejala diabetes dapat Anda baca di artikel berikut.

Apa saja pemeriksaan utama panel Diabetes Melitus?

-Glukosa darah puasa dan glukosa 2 jam PP:

? Kadar gula darah normal menurut WHO sewaktu, sekitar 90 menit setelah makan adalah sekitar 180 mg/dl.

? Kadar gula darah puasa normalnya adalah 72-126 mg/dl.

Pemeriksaan darah sewaktu ditujukan untuk mengetahui seberapa baik insulin bekerja di dalam tubuh. Sedangkan pemeriksaan gula darah puasa dilakukan untuk mengetahui untuk mendeteksi awal adanya faktor resiko diabetes agar dapat ditanggulangi secepatnya sebelum terjadinya komplikasi.

Pemeriksaan yang mungkin juga diperlukan:

-HbA1C

? Nilai HbA1C terkontrol adalah 4%-5,9%.

HbA1C akan meningkat secara signifikan bila glukosa darah meningkat. Karena itu, HbA1C bisa digunakan untuk melihat kualitas kontrol glukosa darah pada penderita diabetes dimana Bila sudah terdeteksi beresiko tinggi diabetes, maka sebaiknya pemeriksaan HbA1C dilakukan setiap 3 bulan sekali.

Pemeriksaan lain yang mendukung:

-Kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL

Normalnya adalah:

Pria:
Kolesterol total : < 200 (mg/dl)
Trigliserida : < 150 (mg/dl)
HDL – Kolesterol : > 55 (mg/dl)
LDL – kolesterol : < 150 (mg/dl)

Wanita:
Kolesterol total : < 200 (mg/dl)
Trigliserida : < 150 (mg/dl)
HDL – Kolesterol : > 65 (mg/dl)
LDL – kolesterol : < 150 (mg/dl)

3 pemeriksaan ini diperlukan karena diabetes juga berhubungan dekat dengan faktor resikonya, yaitu kolesterol. Kadar kolesterol yang tinggi, kadar HDL rendah dan ditambah dengan kadar LDL yang tinggi akan menyebabkan kerja insulin terganggu sehingga dapat menjadi pencetus prediabetes berkembang menjadi diabetes.

Muda ataupun tua sebenarnya tidak menjadi satu alasan untuk menunda-nunda memeriksakan kadar gula darah. Mengetahui kadar gula darah Anda sejak dini tentu bisa membuat Anda lebih siaga dan lebih peduli akan kesehatan diri Anda.  Menurut kepala Klinik Edukasi Diabetes RS Pantai Indak Kapuk Dr. Roy Panusunan Sibarani, SpPD –KEMD,FES, diabetes pada dasarnya, dapat dicegah dengan pemahaman yang tinggi mengenai diabetes, olahraga teratur serta gizi seimbang, dan pemeriksaan gula darah secara teratur.

Tips sehat mengontrol gula darah yang sehat dan menyenangkan dapat Anda baca di sini.

Sumber:

alodokter.com, medscape.com, Klikdokter.com, majalahkesehatan.com, wartakesehatan.com, biomedika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>