Penuhi Kebutuhan Serat Agar Tubuh Selalu Sehat

Tweet

Serat pada pencernaan manusia ibarat oli pada kendaraan, tanpa oli kendaraan akan aus, berkarat atau hancur. Serat akan melancarkan perjalanan makanan yang kita makan, karena itulah serat sangat dibutuhkan setiap hari. Serat sendiri terdiri atas 2 jenis yaitu serat larut (soluble fiber) dan serat tidak larut (insoluble fiber). Serat larut akan mudah dicerna di dalam tubuh dan akan mengikat lemak yang berasal dari makanan untuk kemudian dibuang. Serat larut terdapat pada apel, jeruk, pir, beri, sedangkan serat tidak larut akan tetap utuh sampai serat tersebut dikeluarkan dari dalam tubuh, yang terdapat pada kangkung, dedak gandum, dan biji-bijian. Serat tidak larut inilah yang membuat perut merasa kenyang dalam waktu yang lama.

Beberapa manfaat penting dari mengonsumsi makanan berserat, antara lain:

Anjuran konsumsi serat untuk dewasa per hari adalah 25-35 gram (Puslitbang Gizi Depkes RI).

Karena pentingnya manfaat kehadiran serat di dalam menu sehari-hari, maka sangat disarankan untuk menambahkan jenis makanan-makanan yang tinggi serat ke dalam pola makan Anda sehari-hari, seperti:

Apel

Apel mengandung serat yang larut dalam air, asam organik, dan kalium. Sumber serat buah apel tidak hanya di daging buahnya saja, namun juga di kulitnya. Karena itu jangan mengupas apel saat akan memakannya. Sebuah apel berukuran biasa mengandung sekitar 4,4 gram serat.

Selain tinggi serat, apel juga berkhasiat menstabilkan tekanan darah. Kulitnya mengandung pektin (termasuk serat makanan yang larut dalam makanan) berfungsi sebagai pembersih racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam usus, memperlunak feses (kotoran), membantu mencegah karies gigi dan gusi, menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein).

Pisang

Buah pisang mengandung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, pisang juga mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi. Beberapa manfaat pisang untuk kesehatan antara lain, mengurangi kadar asam dalam lambung, mengobati gangguan pada lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit jantung dan stroke, menurunkan demam, mengatasi alergi, dan menurunkan tekanan darah.

Pir

Kandungan serat di dalamnya selain dapat menyehatkan pencernaan, juga mampu membuat Anda merasa cepat kenyang. Pir hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, dan pektin. Pir hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat dengan kadar 2,3 gram per 100 gram bahan. Pir hijau bisa digunakan untuk meredakan panas dalam, membantu proses pencernaan, meredakan batuk sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi.

Alpukat

Alpukat tidak hanya mengandung vitamin dan asam lemak, tapi juga merupakan sumber serat terbaik. Dengan dua sendok makan per porsi alpukat mengandung sekitar 2 gram serat dan keseluruhan daging buahnya mengandung sekitar 10 gram serat. Alpukat juga merupakan sumber asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Alpukat bermanfaat untuk mengatasi anemia, sebagai terapi kecantikan, dan membantu regenerasi sel darah merah. Alpukat juga bisa digunakan untuk mencegah malnutrisi karena kandungan lemaknya tinggi. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan kegemukan. Selain serat dan lemak, alpukat hijau juga mengandung protein, vitamin A, kalium, kalsium, dan magnesium.

Pepaya

Rutin makan pepaya dapat memperlancar proses pembuangan sisa metabolisme atau menghindari sembelit. Enzim papain yang terdapat pada pepaya juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna. Pepaya mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, karbohidrat, dan papain. Pepaya juga mengandung serat dengan kadar 1,3 gram per 100 gram bahan.

Jambu Biji Merah

Jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram. Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium.

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan termasuk tanaman yang kaya akan serat. Menurut ahli gizi, kacang-kacangan dengan serat terbaik adalah jenis kacang hitam, kacang merah, kacang polong dan kacang almond. Per 1 cangkir penyajian mengandung sekitar 15g serat atau lebih.

Kentang

Kentang merupakan makanan yang mengandung serat cukup tinggi. Mengonsumsi kentang  merupakan cara yang mudah untuk mendapatkan asupan serat yang cukup. Serat makanan yang terdapat pada kentang,  membantu mencegah sembelit, mengurangi penyerapan kolesterol makanan dan menurunkan kolesterol jahat LDL . Selain itu, serat juga akan membantu melindungi dari penyakit polip usus dan kanker. Dalam 100 gram kentang terdapat 3 gram serat.

Mulai besok, jangan ragu untuk tambahkan salah satu jenis makanan di atas ke dalam menu harian Anda secara bergantian agar serat membantu tubuh Anda senantiasa sehat.

 

www.medscape.com

Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>