Berapa Sih Tekanan Darah Normal Sebenarnya?

Tweet

Tekanan darah adalah ukuran seberapa kuatnya jantung memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Agar kinerja tubuh maksimal, Anda harus memiliki tekanan darah normal. Lantas, berapa tekanan darah normal pada orang dewasa? Umumnya, orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat memiliki tekanan darah normal di bawah atau setara 120/80 mm Hg. Angka 120 menunjukkan tingkat tekanan ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh atau biasa disebut tekanan sistolik. Sementara angka 80 berarti tingkat tekanan saat jantung beristirahat sejenak sebelum kembali memompa lagi atau kerap disebut tekanan diastolik. Tekanan darah tergolong normal selama berada di bawah 140/90. Tekanan darah normal ini berlaku untuk orang dewasa. Angka tersebut berbeda pada anak-anak dan remaja. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa konsultasikan hal tersebut pada dokter.

Namun angka tersebut tidak mutlak lho. Tekanan darah normal bisa naik atau turun tergantung aktivitas fisik yang Anda jalani dan kondisi emosional Anda. Jadi Anda tidak perlu panik ketika mendapati tekanan darah Anda berbeda, asal angka tersebut tidak konsisten tinggi atau rendah dalam waktu lama. Jika hal itu terjadi, berarti Anda mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi) atau hipotensi (tekanan darah rendah).

Hipertensi

Anda berisiko terkena hipertensi jika tekanan darah Anda melebihi 120/80 atau biasa disebut pra-hipertensi. Anda dikatakan terkena hipertensi ketika tekanan darah Anda 140/90 atau lebih. Sayangnya, kondisi yang membahayakan jiwa ini kerap tidak menampakkan gejala sehingga banyak pengidapnya yang tidak tahu jika mereka mengalami hipertensi. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik bisa memicu penyakit mematikan seperti stroke dan serangan jantung, selain itu juga bisa mengganggu penglihatan, dan menyebabkan kerusakan fatal organ lain seperti ginjal.

Beberapa kalangan yang berisiko terkena hipertensi antara lain mereka yang kelebihan berat badan, perokok, berusia di atas 55 tahun, alkoholik, jarang berolahraga, dan suka mengonsumsi makanan yang asin dan kalium/kalsium/magnesium yang rendah. Selain itu mereka yang memiliki anggota keluarga yang mengidap hipertensi, diabetes atau penyakit jantung juga lebih berisiko.

Hipotensi

Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah Anda di bawah 90/60. Umumnya tekanan darah rendah, meski kronis sekalipun, tidak berbahaya jika penderita tidak mengalami gejala-gejala seperti mual, pusing, kelelahan, kehausan, penglihatan tidak jelas, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, depresi, kurang konsentrasi dan pingsan. Tekanan darah yang terlalu rendah bisa memicu kerusakan jantung dan otak.

Meski hipotensi tergolong tidak menyebabkan gejala, Anda harus tetap mengeceknya secara rutin. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengonsultasikannya ke dokter. Pemeriksaan secara berkala juga diperlukan jika Anda mengalami hipotensi yang diiringi gejala-gejala tertentu karena bisa saja berakibat serius.

Dua kondisi di atas dapat menjadi salah satu pertanda buruknya kesehatan Anda. Cara mudah agar bisa mengontrol tekanan darah Anda adalah rutin mengeceknya. Anda bisa mengetahui tekanan darah dengan bantuan alat sphygmomanometer atau manset tekanan darah. Pengecekan tekanan darah bisa dilakukan di rumah sakit atau di rumah. Tapi ingat, setengah jam sebelum mengecek tekanan darah, sebaiknya Anda tidak merokok, minum kafein atau berolahraga, demi mendapat hasil yang akurat.

Jika Anda memiliki tekanan darah normal, Anda disarankan untuk mengeceknya setidaknya setiap 2 tahun sekali atau ikuti petunjuk dokter. Solusi untuk menstabilkan tekanan darah, salah satunya bisa dengan rutin mengonsumsi Tara Royal Noni. Tambahkan juga suplemen omega-3 agar lemak jahat yang merusak kelancaran transportasi darah dipangkas habis.

 

Sumber:

www.bbc.com

www.halodokter.com

http://sidomi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>